Sejarah Desa

Sejarah Desa Trebungan

Desa Trebungan merupakan salah satu desa yang berada dikecamatan taman krocok kabupaten bondowoso. Asal mula terbentuknya desa ini berdasarkan wawancara dengan sesepuh yaitu desa ini merupakan hutan belantara yang rimbun. Hingga suatu hari datang 4 orang yang sakti mandraguna bernama bujuk tempoh, bujuk jider, bujuk taman taman rajeh dan bujuk kredin membabat hutan tersebut.

Bujuk sendiri dalam bahasa indonesia berarti mbah atau nenek moyang. Tidak banyak yang tau asal usul lengkap dari desa ini. Berdasarkan beberapa sumber kata Trebungan dicetus karena di desa ini awalnya ditumbuhi banyak pohon Trebung, namun saat ini pohon tersebut langka bahkan tidak pernah dijumpai lagi. Pohon trebung menurut sesepuh merupakan pohon sejenis siwalan.  Konon menurut sesepuh 4 orang pembabat desa ini memiliki banyak ilmu.

Dahulu, Ki Ronggo tokoh terkenal pendiri kabupaten bondowoso pernah berguru pada 4 bujuk tersebut.  Makam ke 4 bujuk tersebut tersebar disetiap dusun di desa ini. Warga desa menganggap makam tersebut sangat sakral sehingga setiap tanggal 1 Syuro selalu diadakan Selamatan yaitu dengan melakukan khataman Al-Qur’an yang dilanjut dengan tahlilan pada malam hari. Lokasi Slametan berletak dimakam bujuk tempoh yang dianggap sebagai bujuk paling tua dan paling kuat diantara ke empat bujuk lainnya.